Saturday, July 12, 2014

Kepercayaan Diri Itu Penting

By Atfan Hidayat on Jun 22, 2014

Orang yang punya bakat namun tidak mempunyai kepercayaan diri pasti tidak akan menjadi apa-apa. Sebaliknya, orang yang kemampuannya sebenarnya biasa-biasa saja mungkin akan terlihat menonjol hanya karena dia percaya diri. Dalam setiap langkah kehidupan kita pasti selalu dibutuhkan yang namanya percaya diri. Oleh sebab itu kepercayaan diri itu penting sekali, terutama pada anak-anak.


Sama halnya dengan sifat-sifat positif lainnya, supaya kepercayaan diri benar-benar tertanam dalam diri sebisa mungkin kita harus terbiasa (dibiasakan) percaya diri sejak kecil. Seseorang yang terbiasa percaya diri sejak kecil hampir bisa dipastikan juga sifat tersebut akan terbawa hingga dewasa kelak. Oleh sebab itu, pendidikan di keluarga, di lingkungan sekolah maupun bermain memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kepercayaan diri seorang anak.


Namun, ternyata masih sering ditemui perlakuan kurang baik dari lingkungannya yang secara tidak langsung akan menurunkan tingkat kepercayaan diri seorang anak. Sebagai contoh, jika seorang anak melakukan sesuatu hal yang keliru atau menyampaikan pendapat yang kurang tepat sering kali anak tersebut langsung dimarahi atau sering dilabeli bodoh, nakal, dan sebagainya. Perlakuan seperti itu secara tidak langsung akan mengurangi rasa kepercayaan diri serta kreativitas anak. Jika terus-menerus diperlakukan seperti itu anak-anak tersebut mungkin akan menjadi pribadi yang pasif saat dewasa.


Seperti penjelasan di atas, perlakuan lingkungan terdekat kepada seseorang sedikit banyak akan mempengaruhi kepercayaan dirinya. Oleh sebab itu, penting sekali memperhatikan perlakuan yang diberikan harus tepat. Pertama, jika anak benar atau sukses melakukan sesuatu seharusnya diberi pujian atau penghargaan. Apresiasi sangat penting bagi seorang anak sekecil apapun itu bentuknya. Saat anak mendapatkan penghargaan dari lingkungannya atas hal positif yang dilakukannya maka dia akan mempunyai motivasi tinggi untuk melakukan hal-hal baik lainnya. Jika tidak diapresiasi, anak cenderung merasa apa yang “susah payah” dilakukannya tidak penting bagi sekitarnya dan tentunya akan mematahkan semangatnya.


Kedua, jika anak salah harus dibenarkan, bukan dimarahi. Tugas lingkungan (terutama orang tua dan guru) adalah membuat anak mengerti mengenai suatu hal. Otak seseorang paling berkembang jika dipakai potensinya adalah saat berusia 5 tahun. Pada masa itu, anak pasti akan melakukan banyak hal di mana ada yang salah dan ada juga yang benar. Jika benar harus diapresiasi, dan ketika salah harus diberi pengertian mengenai kebenaran dari kekeliruan yang sudah diperbuat.


Ketiga, jika anak nakal harus diberikan sanksi. Hukuman sangat penting diberikan kepada anak jika yang bersangkutan melakukan sebuah kesalahan di mana dia sebenarnya sudah tahu hal itu salah. Misalkan, anak yang sudah mengerti bahwa jam masuk sekolah adalah pukul 6.30 namun baru datang jam 7 pagi. Sanksi diberikan supaya ada efek jera pada anak. Jika seorang anak dibiarkan melakukan kesalahan maka ada kecenderungan dia akan mengulanginya lagi. Pembiaran juga akan membuat anak menjadi overconfident (terlalu percaya diri). Percaya diri itu harus, tetapi jangan sampai berlebihan. Namun dalam memberikan sanksi kita harus sangat berhati-hati. Hal terpenting dalam pemberian sanksi adalah tidak boleh diberikan dalam keadaan marah dan tidak bersifat balas dendam.


Dalam bukunya, Young On Top, Billy Boen menjelaskan bahwa kepercayaan diri tersebut bisa dibentuk bahkan juga ditingkatkan. Hal mendasar yang harus dilakukan adalah dengan menjawab pertanyaan, “who I am?” (siapakah aku?). Orang yang percaya diri adalah orang yang mengetahui siapakah dirinya. Mengerti kelemahan dan kelebihan yang dimilikinya. Sedangkan menurut Rene Suhardono, keyakinan diri bermula dari keheningan pikiran dan kejernihan hati dalam memilih hal-hal yang diyakini.


Sikap yang harus dimiliki setiap orang adalah rendah hati, bukan rendah diri. Setiap orang pasti punya kelemahan dan kelebihan masing-masing karena itulah manusia. Meyakini segala pilihan yang kita pilih sendiri sudah termasuk menggambarkan kepercayaan diri. Tips dari Rene mengenai cara menggugah keyakinan diri adalah be the first, be the best or be different.


Sumber referensi:
Suhardono, René. 2011. Your Journey to be the #UltimateU
Boen, Billy. 2012. Young On Top – New Edition : 35 Kunci Sukses di Usia Muda
Jinan, Miftahul. 2012. Smart Parents for Smart Student

Author: Atfan Hidayat


View the original article here

Penulis: octa vinsu Lokasi: Jakarta, Indonesia

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Kepercayaan / Penting dengan judul "Kepercayaan Diri Itu Penting".http://soal2online.blogspot.com/2014/07/kepercayaan-diri-itu-penting.html.

ARTIKEL TERKAIT: