Friday, July 18, 2014

Tips Liburan Irit ke Singapura

By Kirana on Jul 19, 2014

Judul Buku                      : Rp500 Ribu Keliling Singapura


Penulis                             : Claudia Kaunang


Penerbit                           : Bentang Pustaka


Cetakan, Tahun Terbit : IX, Oktober 2012


Jumlah Halaman           : x + 206 halaman


Harga                                : Rp35.000,00


Kantong cekak tapi ingin jalan-jalan ke Singapura? Claudia punya jawaban sebagai solusi atas impian kamu. Dengan uang Rp 500.000,00 saja, kamu sudah bisa jalan-jalan ke Singapura. Biaya ini sudah merupakan biaya total dari tiket pesawat pulang-pergi, penginapan, makan dan transportasi selama di Singapura, jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di Singapura, sampai beli oleh-oleh. Informasi, tips, dan trik untuk mewujudkan hal tersebut tersaji dengan lengkap di dalam buku ini.


Claudia tidak hanya menyebutkan spot-spot terkenal dan menarik di Singapura, tapi juga mengulas beberapa budaya yang popular di Singapura. Seperti kata pepatah, “Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”. Dengan memahami budaya yang berlaku, kamu tidak akan merasa aneh lagi ketika melihat hal-hal yang berbeda dengan yang berlaku di Indonesia. Lebih dari itu, kamu bisa lebih waspada sehingga tidak melakukan/mengucapkan hal-hal yang tidak diharapkan di Singapura.


Menyadari tingginya penggunaan mass rapid transit (MRT) dan light rail transit (LRT) di Singapura sebagai sarana transportasi massal, Claudia pun menyertakan peta jalur MRT dan LRT. MRT menjangkau hampir seluruh wilayah Singapura, sementara LRT hanya ditemui di Bukit Panjang, Sengkang, dan Punggol. Hal ini lumrah karena LRT memang berfungsi sebagai pengumpan MRT, artinya jalur LRT biasanya berhubungan dengan salah satu stasiun MRT. LRT biasanya tersedia di kawasan perumahan publik sebagai layanan transportasi jarak dekat serta untuk mempermudah warga Singapura dalam mengakses MRT.


Claudia juga menyertakan daftar hotel dan penginapan di Singapura, disertai dengan review yang meliputi harga, alamat, juga penilaian tentang kebersihan, kenyamanan, keamanan, keterjangkauan lokasi, keramahan pelayanan, serta ketersediaan fasilitas. Tidak sekadar mendata penginapan, Claudia pun memberikan rekomendasi terbaik yang sesuai dengan kondisi dan budget kamu. Daftar serta review tempat makan dan tempat wisata pun tak lupa disertakan dalam buku ini. Asyiknya, semua tempat makan yang direkomendasikan dalam buku ini merupakan restoran/tempat makan halal.


Dengan penjelasan yang lugas, terstruktur, dan kocak, buku ini memberikan gambaran yang baik tentang berbagai hal di Singapura. Hal ini tidaklah mengherankan karena Claudia pernah bertahun-tahun tinggal di sana dan telah menjelajahi seluk-beluk negara yang didirikan oleh Thomas Stamford Raffles itu. Setelah pindah ke Indonesia pun, Claudia masih sering bolak-balik Indonesia-Singapura.


Buku ini juga dilengkapi dengan testimoni dari para pengunjung setia Singapura yang berasal dari Indonesia. Mereka membagikan pengalaman-pengalaman unik serta tips-tips manjur untuk berlibur irit di Singapura.


Sayangnya, buku ini dicetak dengan cetakan hitam putih di atas kertas buram. Foto berbagai spot di Singapura jadi kurang menarik karena pencahayaan tidak dapat ditampilkan maksimal dalam cetakan hitam putih. Walaupun demikian, yang terpenting tetaplah content yang sangat bermanfaat bagi pelancong yang ingin menjelajahi Singapura. Selain itu, bisa jadi buku ini dicetak dengan spesifikasi tersebut agar tetap murah di kantong pembaca. Jangan sampai harga buku tips ini malah lebih mahal dari ongkos ke Singapura. *just kidding*


Satu hal yang perlu diperhatikan, program perjalanan irit ini kurang cocok jika diterapkan untuk acara liburan keluarga. Pasalnya, untuk bisa benar-benar menggunakan budget Rp 500.000,00 saja, seluruh perjalanan harus selesai dalam waktu dua hari non stop. Jadi, begitu sampai di Singapura, kamu langsung jalan-jalan ke tempat-tempat wisata dan check in hotel/penginapan menjelang malam untuk menginap. Demikian pula, keesokan paginya setelah sarapan, kamu diharapkan langsung check out hotel dan menyelesaikan acara jalan-jalan sebelum tiba waktunya untuk terbang kembali ke Indonesia. Program perjalanan seperti ini cocok buat kamu yang ingin bertualang sendiri atau bersama teman-teman yang memiliki passion yang sama.


Akhir kata, buku ini merupakan referensi yang sangat bagus sebagai bekal melancong ke Singapura. Tak terkecuali untuk kamu yang memiliki budget liburan terbatas.

Author: Kirana


Penulis adalah seorang ibu, lulusan elektro UI, hobi membaca, dan wisata kuliner. Perpaduan latar belakang pendidikan dan minatnya pernah menyeretnya menjadi asisten riset bidang Jaringan Saraf Tiruan dan juga wartawan kuliner di Glow Up Magazine. Blog menjadi salah satu tempat untuk mencurahkan minatnya yang tinggi di dunia tulis menulis.


View the original article here

Penulis: Unknown Lokasi: Jakarta, Indonesia

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Liburan / Singapura dengan judul "Tips Liburan Irit ke Singapura".http://soal2online.blogspot.com/2014/07/tips-liburan-irit-ke-singapura.html.

ARTIKEL TERKAIT: