Friday, July 18, 2014

UKT Berlaku untuk Prodi Diploma dan S1 Reguler

Jakarta, Kemdikbud --- Menurut Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012, Uang Kuliah Tunggal (UKT) berlaku untuk program studi jenjang diploma dan sarjana. Sedangkan untuk kelas pascasarjana dan kelas internasional belum diberlakukan UKT.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Patdono Suwignjo, mengatakan, bagi program studi yang belum memakai UKT juga harus ikut dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti). Yaitu program studi yang tidak ikut UKT paling banyak 20 persen.

“Pascasarjana belum ikut UKT, kelas internasional juga tidak ikut. Tapi Dikti membuat aturan, prodi yang tidak ikut aturan UKT, dibatasi maksimum 20 persen,” katanya.

Patdono mengatakan, UKT yang dikelompokkan dalam delapan kelompok. Kelompok pertama, adalah mahasiswa yang membayar biaya kuliah dari Rp0 – Rp500 ribu. Kelompok kedua Rp500 ribu – Rp1 juta, dan kelompok tiga sampai delapan adalah mahasiswa yang membayar sesuai dengan ketetapan kampus masing-masing, dimana kelompok delapan adalah UKT tertinggi. Dengan adanya UKT, mahasiswa hanya membayar satu jenis biaya kuliah. Tidak ada lagi pembagian biaya-biaya seperti biaya gedung, SPP ataupun biaya praktikum.

UKT merupakan dampak adanya alokasi biaya operasional yang disediakan oleh pemerintah untuk PTN. Penghitungan BOPTN bagi setiap kampus didasari tiga hal. Pertama alokasi dasar, yaitu alokasi untuk menggantikan SPP yang dulu dibayar oleh mahasiswa. Kedua, alokasi insentif, yaitu jika PTN berpihak pada masyarakat tidak mampu, maka alokasinya ditambah. “Misalnya dilihat dari alokasi bidikmisinya banyak,” katanya.

Dan ketiga, insentif bagi PTN yang bisa “mengandangkan” dosennya. Artinya, dosen melakukan penelitian membawa nama perguruan tinggi, maka pendapatannya masuk ke PTN tersebut. Selain ketiga dasar tersebut ada juga alokasi afirmasi. Yaitu kondisi dimana PTN-PTN yang baru berdiri apabila dihitung dari alokasi dasar dan insentif tidak cukup, maka akan ditambah alokasi afirmasi. “Berdasarkan hal-hal tersebutlah, BOPTN masing-masing PTN itu akan dihitung,” katanya. (Aline Rogeleonick)

Penulis: octa vinsu Lokasi: Jakarta, Indonesia

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Berlaku / Diploma / Prodi / Reguler / untuk dengan judul "UKT Berlaku untuk Prodi Diploma dan S1 Reguler".http://soal2online.blogspot.com/2014/07/ukt-berlaku-untuk-prodi-diploma-dan-s1.html.

ARTIKEL TERKAIT: