Thursday, September 18, 2014

Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Ceko

Praha, Ceko, 16 September 2014-Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) mengikutsertakan delegasi 12 Perguruan Tinggi (PT) Indonesia dalam ajang Pameran Pendidikan Tinggi “European Association for International Education” yang digelar 16-19 September 2014.

Perhelatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kerja sama PT Indonesia. Selain itu, kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan daya saing dengan PT Indonesia di dunia Internasional. Acara bertajuk Stepping into A New Era ini diikuti 366 institusi pendidikan di seluruh dunia.

Dalam kunjungan ini, delegasi berpeluang untuk menjalin kerja sama pendidikan, di bidang environmental dan engineering. Mereka adalah Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas  Padjadjaran (Unpad), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Pattimura (Unpatti), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Atmajaya.

Delegasi Indonesia kali ini diketuai Anas M. Fauzi dari IPB. “Kerja sama Erasmus Mundus adalah pintu gerbang untuk pengembangan kerja sama pendidikan tinggi di eropa,” ujar Anas. Hal ini memungkinkan untuk credit transfers. PT Eropa mengenal sistem euro share, yaitu harmonisasi credit system antara PT Eropa dan mitranya di luar negeri.

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga, Ditjen Dikti, R. Purwanto Subroto menyatakan bahwa Ditjen Dikti bertidak sebagai fasilitator dan pendukung kerja sama luar negeri. Selain itu, Ditjen Dikti juga melakukan promosi sehingga diharapkan mampu mendatangkan mahasiswa asing untuk kuliah di Indonesia.

Fokus pertemuan ini diantaranya adalah memperkenalkan sistem PT Indonesia. PT Indonesia dapat menjalin kerja sama sederajat dengan PT Eropa.  Pameran ini merupakan upaya untuk menindaklanjuti dan meningkatkan kerja sama baru dan maupun yang telah terjalin. Hal ini dimungkinkan karena adanya program Horison 2020 yang membuka peluang research PT dengan industri.

Selain itu, fokus ajang ini adalah negara-negara di Asia akan memasuki “ASIAN Integrity 2015”. Indonesia merupakan  negara besar di kawasan Asia sehingga memiliki peluang  sebagai mitra Eropa dalam kerja sama pendidikan dan research.

Fokus lainnya adalah saat ini, PT negara-negara Eropa Timur belum banyak menjalin kerja sama dengan PT Indonesia. Padahal potensi PT di Eropa sangat besar, terutama  dalam bidang eksakta.

Untuk meningkatkan kerja sama PT Indonesia dengan mitranya di luar negeri, Anas berharap Ditjen Dikti dapat memfasilitasi dan memberikan dukungan dana dalam mengembangkan program-program unggulan yang ditawarkan.

Sebelumnya, delegasi Indonesia diterima Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Ceko, Emeria Wilujeng Amir Siregar. Dubes berharap ajang ini dapat menjalin kerja sama pendidikan, terutama di bidang lingkungan dan teknologi. Kerja sama ini juga diharapkan mampu menggagas “Indonesian Studies” di Ceko. Salah satu alasan PT Ceko tertarik pada PT Indonesia diantaranya karena keunikan dan keberagaman Indonesia, namun bangsa ini dapat memelihara kesatuan dan persatuan.

Kunjungan PT ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang sudah dirintis sebelumnya. Antara lain kerjasama dengan Unila yang telah diberikan research grant.


View the original article here

Penulis: octa vinsu Lokasi: Jakarta, Indonesia

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan / Indonesia / Jajaki / Kerja dengan judul "Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Ceko".http://soal2online.blogspot.com/2014/09/indonesia-jajaki-kerja-sama-dengan-ceko.html.

ARTIKEL TERKAIT: