Thursday, September 25, 2014

Sastrawan Nasional Datang ke Sekolah, Sastrawan Berbicara Siswa Bertanya

Banjarmasin, Kemdikbud --- Tepuk tangan meriah langsung terdengar ketika nama Taufiq Ismail, Ari Kpin, Joni Ariadinata, Jamal D. Rahman, dan Jamal T. Suryanata, disebutkan oleh dua pembawa acara di lapangan SMAN 1 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pagi ini, Kamis (25/09/2014). Sebanyak 1.100 siswa dan guru se Kalsel bersorak sorai karena dapat bertemu langsung dengan sastrawan-sastrawan nasional tersebut.

Dari 1.100 peserta, 500 orang merupakan peserta didik dari SMAN 1 Banjarmasin, 500 orang adalah peserta didik dari sekolah lain. 100 orang merupakan kepala sekolah dan budayawan. Bukan hanya Banjarmasin, peserta juga berasal dari SMA di Banjarbaru, Martapura, dan Kabupaten di Banoa Enam. Yang terjauh, datang pula dari SMP N 1 Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, tepatnya dari Muara Teweh. Perjalanan darat dari Muara Teweh ke Banjarmasin kurang lebih 12 jam.

Kedatangan para sastrawan dan siswa di SMAN1 Banjarmasin ini dalam rangka menyaksikan acara Sastrawan Berbicara Siswa Bertanya (SBSB) yang digelar hari ini. Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini diawali dengan penampilan Muhammad Nur Rizky, siswa kelas X MIA 4 yang membawakan puisi Taufiq Ismail yang berjudul Membaca Tanda-tanda. Pembawaan Rizky yang mendalam membuat Taufiq Ismail maju ke panggung untuk menyalami sang siswa secara langsung.

Saat ditanya oleh pembawa acara tentang perasaannya bisa membawakan puisi karya Taufiq Ismail langsung di hadapan sang maestro, Rizky langsung tersenyum. "Saya sangat bangga!", katanya.

Tak lama berselang, para sastrawan nasional tersebut terus disuguhi penampilan dari siswa siswi SMAN 1 Banjarmasin. Mulai dari musikalisasi puisi, baturai pantun, dan bersyair. Selain membawakan karya-karya sastrawan nasional, siswa-siswi ini juga membawakan karya sastra dari daerah Kalimantan Selatan. Abdul Azis, Agustina Rahayu, dan Muhammad Rama membawakan penampilan yang disebut baturai pantun yang menggunakan bahasa Banjarmasin.

Tak hanya siswa, gurupun tak ketinggalan menampilkan kebolehannya. Syamsul Bahri, guru mata pelajaran PPKn dari SMKN 5 Banjarmasin contohnya, ia menampilkan baturai pantun Burung Gelatik. Acara ini juga dihadiri Dirjen Pendidikan Menengah Achmad Jazidie. Kedatangan Jazidie disambut dengan tari Lenggang Galuh Banoa yang dibawakan oleh siswi-siswi dari SMAN 1 Banjarmasin.

Acara SBSB ini merupakan kerja sama antara Direktorat Jenderal Pendidikan dan Menengah dengan enam SMA terpilih. SMAN 1 Banjarmasin terpilih berdasarkan surat Dirjen Dikmen Nomor 5248/D/KP/2014  tanggal 15 Agustus 2014 tentang pelaksanaan SBSB. Adapun enam sekolah yang diberi kepercayaan ini berada di Semarang, Bukit Tinggi, Tanjung Pinang, Makassar, Jakarta dan Banjarmasin. (Aline Rogeleonick)


View the original article here

Penulis: octa vinsu Lokasi: Jakarta, Indonesia

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Berbicara / Bertanya / Datang / Nasional / Sastrawan / Sekolah / Siswa dengan judul "Sastrawan Nasional Datang ke Sekolah, Sastrawan Berbicara Siswa Bertanya".http://soal2online.blogspot.com/2014/09/sastrawan-nasional-datang-ke-sekolah.html.

ARTIKEL TERKAIT: